Mahasiswa!, Janganlah Sok Gaya-gayaan jadi PKI jika Waktu Mati Masih Pengen Di Bacain YASIN

The ViralzTaukah engkau nak, dahulu itu untuk menjadi PKI tidak perlu susah payah, cukup kamu mengecat merah caping dan memegang palu arit sambil teriak bahwa tuhan itu tidak ada, maka engkau sudah menjadi bagian dari PKI

Oleh: Ballack Riyadi 
(Aktivis Gema Pembebasan)

Sholihah - Ada anak kampung yang bertempat tinggal di daerah pesisir, ia dikuliahkan oleh orang tuanya ke salah satu Institute Pendidikan Negeri Islam dengan penuh harap agar anaknya menjadi orang yang hebat, bukan hanya hebat dalam perkara dunia namun juga hebat dalam perkara akhirat.

Namun sayang sungguh sayang, layang-layang lepas dari tangan, harapan orang tua pupus ketika tau anak yang ia sayangi justru memiliki pemikiran PKI.


Ah.. Nak..
Untuk apa engkau sekolah tinggi-tinggi jika hanya menjadi PKI?

Taukah engkau nak, dahulu itu untuk menjadi PKI tidak perlu susah payah, cukup kamu mengecat merah caping dan memegang palu arit sambil teriak bahwa tuhan itu tidak ada, maka engkau sudah menjadi bagian dari PKI

Nak.. Untuk apa engkau sekolah tinggi-tinggi jika hanya menjadi PKI?

Untuk apa engkau pusing-pusing ngurus sekripsi, berjibaku dengan tugas kuliah, mengejar nilai dan absen, untuk apa?

Jika ingin jadi PKI, cukup saja engkau duduk dirumah sambil baca buku karya Tan Malaka atau agar dibilang agak ke bule-bulean, baca juga buku karya Karl Mark. Biarpun gak ngerti, yang penting engkau sok anti tuhan, itu sudah mewakili kebulean mu, supaya engkau tidak susah payah berjemur diteriknya matahari sambil telanjang dada dan berkata "biar kaya bule"

Nak..

Janganlah sok gaya-gayaan jadi PKI jika ketika mati masih pengen di yasini.
Cuci kaki dulu sana nak, ambil air wudhu, sholat thobat lalu baca ayat suci.
Loading...

.

Mahasiswa!, Janganlah Sok Gaya-gayaan jadi PKI jika Waktu Mati Masih Pengen Di Bacain YASIN
4/ 5
Oleh