Pacarnya Menghina Ayahnya "Jadi Buruh itu Memalukan", Siapa Sangka "Satu Kalimat" Jawaban Dia Membuat Pacarnya Terdiam..

Baca Juga

The ViralzDi zaman modern ini, seolah-olah pekerjaan dan penghasilan itu merupakan penilaian orang tersebut. Seorang netizen menceritakan kisahnya, sewaktu pacarnya menghina papanya yang merupakan buruh bangunan.

Sewaktu kecil, karena papa mamanya sibuk bekerja, Vonny selalu tinggal di rumah tantenya. Suatu kali papanya menjemputnya dengan gembira sepulang kerja, tapi Vonny yang baru kelas 4 SD bahkan tidak mau dipeluk papanya, dia mendorong tangan papanya sambil berkata, "Papa, kamu bau, jangan peluk aku."

Anak kelas 4 SD tidak mengerti betapa menyakitkannya kata-kata ini bagi papanya. Tapi melihat perubahan wajah papanya, Vonny sadar kalau dia salah dan membuat papanya sedih. Sampai setelah dia tumbuh besar, Vonny semakin mengerti, dia semakin menyesali kata-katanya saat itu.


Sewaktu kuliah, dia sering pergi ke proyek untuk melihat papanya dan makan malam bersama papanya. Bahkan, sewaktu papanya pulang kerja, dia langsung memeluk papa yang penuh dengan keringat. Vonny hanya berharap hal ini bisa menyembuhkan luka papa yang terdahulu.

Suatu kali, pacar Vonny berkaya kalau pekerjaan papanya ini adalah pekerjaan rendah, seluruh tubuhnya kotor dan bau, menurutnya itu sangat memalukan. Vonny yang mendengar hal ini langsung menjawabnya, 「Walaupun aku gak tau apa bedanya pekerjaan yang tinggi dan yang rendah, tapi kalau menilai derajat pekerjaan cuman dari kebersihan bajunya saja, kalau begitu pekerjaan yang derajatnya paling tinggi itu adalah pengangguran.」

Setelah besar, Vonny mengetahui papanya berkorban begitu besar baginya dan bagi keluarganya dengan bekerja sebagai buruh bangunan. Sejak dia jecil sampai kuliah, semua uang makan, uang belanja, itu adalah hasil keringat dan kerja keras papanya di proyek. Bahkan kalau papanya terluka, papa juga hanya diam-diam mengobatinya tanpa bilang sama mama dan Vonny. Vonny bahkan baru mengetahui hal ini sewaktu membantu papanya memijat punggung dan tangannya, dia menemukan banyak bekas luka. Vonny juga baru mengetahui kalau papanya pernah jatuh dari ketinggian.

Sewaktu makan dengan papanya, Vonny selalu memperhatikan papanya, baru mengetahui apakah papanya terluka atau tidak. Kalau dia mendengar kabar ada proyek yang kecelakaan atau perancah yang jatuh, ia akan langsung teringat papanya dan meneleponnya. Dia takut suatu hari nanti, yang mengangkat telepon itu bukan papanya, melainkan orang lain yang memberi tahu kabar buruk.

Jadi mendengar kalimat itu dari pacarnya, Vonny langsung menambahkan, "Mereka itu gak kotor, pemikiran dan pandangan kalianlah yang kotor!"

Demi menghidupi keluarga, banyak orang yang rela membanting tulang bekerja keras di bawah terik matahari dan hujan lebat, bahkan rela mengerjakan pekerjaan yang mengancam hidupnya. Semua itu hanya demi keluarganya bisa makan kenyang setiap hari, demi anak-anaknya bisa sekolah sampai sarjana, dan demi bisa memberikan rumah yang nyaman bagi keluarga. Semangat seperti ini, tidak dibedakan dari pekerjaan apapun. Semua orang yang bekerja memiliki kesulitan masing-masing yang perlu dihargai dan dihormati.

Jangan lupa untuk peluk papa dan mama dan ucapkan terima kasih untuk kerja keras mereka membesarkan kita selama ini ya!
azr.


sumber : coco01

.

Pacarnya Menghina Ayahnya "Jadi Buruh itu Memalukan", Siapa Sangka "Satu Kalimat" Jawaban Dia Membuat Pacarnya Terdiam..
4/ 5
Oleh