Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

9 Pembatal Puasa Yang Harus Kalian Ketahui

pembatal puasa

Sebentar lagi bulan ramadhan akan menghampiri kita. Dalam menyambut tamu kehormatan ini, hendaknya seorang muslim menyiapkan bekal-bekal yang berguna dalam mengarungi bulan yang penuh keberkahan tersebut. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengapgrade ilmu kita tentang amalan utama di bulan ramadhan, yakni puasa.

Ada banyak ilmu yang bisa kita gali seputar puasa ramadhan, diantaranya adalah pembatal-pembatal puasa. Hal itu harus diketahui oleh segenap umat islam, agar mereka tidak terjatuh kedalam hal-hal yang membatalkan puasa tanpa disadari.

Puasa ramadhan mempunyai kedudukan yang penting dalam islam. Ia merupakan salah satu rukun islam, yang harus di amalkan oleh seluruh umat islam yang telah balig dan tidak memiliki udzur syar’i. jika puasa yang dilakukan ternyata tidak sah, atau batal, tentu menjadi kerugian yang besar bagi pelakunya. Oleh sebab itu mengetahui pembatal-pembatal puasa wajib hukumnya.

Pembatal-Pembatal Puasa

Ada beberapa pembatal puasa sebagaimana disebutkan dalam kitab fahul qarib al-mujib syarah dari kitab matam ghayah wa at-taqrib. Berikut ini rinciannya:

1. memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh dengan sengaja (mulut, hidung, telinga,dll).

2. memasukkan obat ke dalam qubul atau dubur

3. muntah dengan sengaja.

4. bersetubuh dengan sengaja disiang hari

5. mengeluarkan mani dengan sengaja

6. haid

7. nifas

8. gila

9. murtad

Memasukkan sesuatu kedalam rongga tubuh dengan sengaja

Memasukkan sesuatu kedalam rongga tubuh membatalkan puasa, baik itu berupa makanan atau obat-obatan. Hal ini lebih umum dari sekedar makan dan minum, karena ia mencakup segala sesuatu yang dimasukkan dengan sengaja kedalam rongga tubuh, meskipun yang dimasukkan adalah kerikil atau asap. Namun apabila makan atau minum dalam kondisi lupa, maka puasanya tidak batal.

من أكل ناسيا وهو صائم فليتم صومه، فإنما أطعمه الله وسقاه

“barangsipa makan karena lupa, sedangkan ia dalam kondisi puasa, maka hendaknya ia menyempurnakan puasanya, Karena Allah lah yang memberinya makan dan minum. (HR. Ibnu majah no.1673)

memasukkan obat ke dalam qubul atau dubur

Kriteria ini menjelaskan bahwa menggunakan obat-obatan seperti perangsang buang air besar yang dimasukkan dari dubur membatalkan puasa.

Muntah dengan sengaja

Muntah tanpa sengaja tidak membatalkan puasa. Namun jika muntah dengan sengaja, misalnya dengan memasukkan jari kedalaman rongga mulut supaya muntah, maka puasanya batal. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam:

من ذرعه قيء، وهو صائم، فليس عليه قضاء، وإن استقاء فليقض

“barangsiapa muntah tidak sengaja ketika sedang puasa, maka ia tidak perlu meng qadha’ (mengulangi). Dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka dia harus meng qadha’(mengulangi). (HR. Abu dawud)

Bersetubuh di siang hari bulan ramadhan

Bersetubuh di siang hari bulan ramadhan dengan sengaja membatalkan puasa, meskipun tidak keluar mani. Dan hukuman (kafarat) bagi pelanggarnya pun cukup berat, yakni dengan memerdekakan budak, atau puasa 2 bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ (البقرة: 187)

“dihalalkan bagimu pada malam hari bulan ramadhan bercampur dengan istri-istrimu, mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu dalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu. Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yakni fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam. Dan janganlah kamu campuri mereka (istri-istrimu) ketika kamu i’tikaf di masjid. itulah larangan-larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatnya kepada manusia, supaya mereka bertakwa. (QS.Al-Baqarah:187)

mengeluarkan mani dengan sengaja

yang dimaksud disini adalah mengeluarkan mani dengan sengaja bukan karena jima’. Baik itu mengeluarkannya dengan tangan sendiri, atau tangan istri, atau yang lainnya. Hal itu membatalkan puasa.

Haid dan Nifas

Keduanya membatalkan puasa. Apabila seorang perempuan mendapati dirinya haid atau nifas, sedang dirinya dalam kondisi berpuasa, maka puasanya batal.

 

أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ

“bukankah jika perempuan haid, ia tidak shalat dan tidaka puasa?” (HR.Bukhari no. 304) 

Gila

Gila adalah kondisi dimana sesorang kehilangan akal sehatnya. Ia tidak bisa membedakan mana baik mana buruk, mana halal, mana haram. Orang gila bebas dari beban syariat.

Murtad

Murtad adalah keluarnya seseorang dari agama islam. Hal itu bisa terjadi karena ia melakukan sesuatu yang menyebabkannya murtaad, misal mengingkari untuk beriman kepada Allah ta’ala, mengingkari kenabian Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dll.

Itulah beberapa pembatal puasa yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "9 Pembatal Puasa Yang Harus Kalian Ketahui"